post

Bagaimana Cara Saya Dalam Berinvestasi ?

  • Anda sudah siap untuk mulai – sekarang apa lagi?

Setelah anda mengetahui alasan mengapa anda harus berinvestasi, langkah berikutnya adalah belajar “bagaimana caranya”.

  • Apa itu investasi?

Saat anda melakukan investasi, anda menempatkan waktumu, sumber dayamu, atau usahamu untuk mendapatkan suatu tujuan yang sangat besar. Anda dapat menginvestasikan akhir minggumu untuk tujuan yang baik, menginvestasikan kecerdasanmu dalam pekerjaan anda, atau menginvestasikan waktumu ke dalam sebuah hubungan. Sama seperti anda melakukan hal ini masing-masing dimana mengharapkan hasil terbaik, saat anda menginvestasikan uang didalam saham, obligasi atau reksadana tentunya memiliki harapan bahwa suatu saat nilainya akan semakin melonjak.

Investasi uang melibatkan penempatan uang ke dalam bentuk “sekuritas” – sebuah kata mewah untuk sesuatu yang “dijamin” oleh aset lainnya. Saham, obligasi, reksadana dan sertifikat deposito adalah jenis-jenis surat berharga.

Sama seperti hal lainnya, ada banyak pendekatan yang berbeda saat berinvestasi – beberapa diantaranya mungkin pernah anda saksikan di layar kaca. Ya, tentunya banyak iklan yang menawarkan rahasia kaya dengan cepat dan aman. Kedengarannya seperti sesuatu yang aman dan mudah. Tetapi kalau dikatakan mudah, bukankan semua orang yang kita temui akan menjadi orang kaya? Dan lebih anehnya lagi, mengapa anda harus selalu mengirimkan uang untuk mempelajari rahasia-rahasia membangun kekayaan dengan cepat?

  1. Pertama-tama, lunasi semua hutang anda

Setelah belajar mengapa investasi adalah suatu hal yang baik untuk dilakoni, anda mungkin tak sabar untuk melakukan langkah selanjutnya. Anda ingin meninggalkan semuanya dan mulai berinvestasi sekarang. Tetapi tunggu dulu! Apakah anda ingin berlari maraton tanpa terlebih dahulu melakukan pemanasan? Setelah anda mendapatkan kekuatan kembali, saya ingin memastikan bahwa prinsip yang sama tidak bekerja melawan anda. Sebelum anda mulai berinvestasi, anda harus membuang hutang yang mempunyai bunga tinggi.

Prinsip gabungan yang sama membantu investasi anda tumbuh dengan cepat dan dapat mengubah hutang anda menjadi pendapatan beberapa ratus dolar. Walaupun beberapa jenis utang atau pajak bunga rendah menguntungkan (seperti hipotek), anda ingin membebaskan diri dari hal-hal berbunga tinggi sebelum anda mulai berinvestasi.

Setiap dolar yang anda tempatkan ke arah investasi akan bekerja untukmu. Dan setiap dolar yang keluar dari kantong pakar finansial professional atau makelar full-time juga menciptakan nilai bagi anda.

  1. Membayar diri anda

Untuk menjadi investor yang sukses, buatlah investasi menjadi bagian dari kehidupan anda sehari-hari. Saya tidak menyarankan anda untuk terobsesi dengan setiap sen sehingga anda pun segera melemparkannya ke dalam sumur ajaib. Jika anda membayar diri anda terlebih dahulu, maka anda tidak perlu melakukannya.

Anda tentunya sudah membayar kartu kredit, biaya gas, air, listrik, tagihan televisi dan telepon anda setiap bulannya. Mengapa anda tidak menambahkan diri sendiri ke dalam daftar? Sisihkan sebagian uang untuk ditabung atau diinvestasikan saat anda pertama kali mendapatkan gaji, dan anda dapat senang hati ‘tuk melupakannya selama sebulan.

The Motley Fool menyarankan anda untuk menabung uang sebanyak mungkin; 10% dari penghasilan tahunan anda adalah sesuatu yang baik. Tergantung pada kewajiban anda, bisa jadi anda menyimpan nilai yang lebih atau kurang. Semakin banyak yang anda tabung, semakin cepat anda membangun kekayaan.

Dengan layanan dari perbankan dan makelar online, tentu mengatur transfer bulanan semakin mudah.

  1. Strategi pasif dan aktif

Dua hal utama saat berinvestasi di saham dikenal sebagai manajemen aktif dan pasif, dan perbedaan yang memisahkan keduanya tidak ada kaitannya dengan seberapa banyak waktu yang anda habiskan di tempat duduk. Investor aktif memilih saham, obligasi, dan investasi lainnya sendiri. Investor pasif membiarkan hak kepemilikannya mengikuti indeks yang dibuat oleh pihak ketiga.

Saat kebanyakan orang membicarakan tentang investasi saham, ini berarti investasi yang aktif. Ini mungkin terdengar seperti strategi superior, tetapi investasi aktif tidak selalu semua sama. Dalam jangka panjang, saham yang paling berhasil secara aktif adalah reksadana yang berprestasi seperti Index S&P 500.

Saat mengunakannya, anda bisa mengerti mengapa beberapa orang menginginkan alternative manajemen yang “aktif”. Selain S&P 500, anda dapat menemukan investasi pasif dalam banyak indeks, termasuk Russell 2000, Wilshire 5000 dan berbagai indeks internasional lainnya.

  1. Merencanakan dan menetapkan tujuan

Investasi bagaikan menempuh perjalanan yang panjang dengan menggunakan mobil: Banyak perencanaan yang masuk ke dalamnya. Sebelum mulai, anda harus bertanya kepada diri sendiri:

  • Kemana anda pergi? (Apa tujuan finansialmu?)
  • Berapa lama perjalanan yang ditempuh? (Apa “horizon waktu” investasimu?)
  • Apa saja yang harus anda kemas? (Apa jenis investasi yang ingin anda lakoni?)
  • Berapa banyak bahan bakar yang anda butuhkan? (Berapa banyak uang yang anda butuhkan untuk mencapai tujuan tersebut?)
  • Apakah anda perlu berherti di sepanjang jalan? (Apakah anda memiliki kebutuhan finansial jangka pendek?)
  • Berapa lama anda berencana untuk tinggal? (Apakah anda perlu untuk hidup dengan mengandalkan investasi di tahun-tahun mendatang?)

Kehabisan bahan bakar, sering berhenti untuk mengunjungi toilet dan mengemudi tanpa beristirahat dapat merusak perjalanan anda. Sama saja dengan kasus anda menghemat uang terlalu sediit, investasi tak menentuk, atau melakukan sesuatu yang nihil.

Hal ini dapat membebaskan dirimu untuk melihat apa saja yang anda butuhkan untuk mencapai tujuan ada, dan presisi yang membantu anda tetap bertanggung jawab terhadap diri sendiri di sepanjang jalan.

Jangan khawatir – anda tidak harus melakukan semua perhitungan secara pribadi. Kalkulator interaktif online dapat membantu anda untuk mengetahui kebutuhan uang di masa mendatangmu. Semakin detail yang anda dapat, maka semakin besar peluang anda untuk menetapkan dan mencapai tujuan yang wajar.